Panduan Insinyur untuk Kancing Berulir Internal: Memaksimalkan Kekuatan dalam Pengikatan Lubang Buta
Feb 03,2026
Pengertian Kancing Berulir Internal dan Penerapannya
Kancing berulir internal, sering disebut sebagai kancing berulir perempuan atau kancing kebuntuan, adalah pengencang khusus yang dirancang untuk memberikan titik penahan yang aman di dalam benda kerja. Tidak seperti baut standar yang dilengkapi ulir eksternal, komponen ini memiliki betis berongga dan berulir internal. Desain ini sangat penting ketika Anda perlu memasang komponen sekunder menggunakan sekrup atau baut jantan, namun bahan dasarnya terlalu tipis atau terlalu rapuh untuk mendukung penyadapan langsung. Mereka banyak digunakan dalam elektronik, rakitan otomotif, dan mesin berat di mana optimalisasi ruang dan retensi torsi tinggi adalah hal yang terpenting.
Keuntungan utama menggunakan stud berulir internal adalah kemampuan untuk menciptakan titik pengikatan "buta". Karena bagian luar tiang sering kali dilas, ditekan, atau diikat ke permukaan, benang bagian dalam tetap terlindungi dan bersih. Hal ini memungkinkan perakitan dan pembongkaran berulang kali tanpa risiko terkelupasnya bahan dasar. Saat memilih stud, teknisi harus mempertimbangkan "panjang pengikatan benang", yang merupakan kedalaman pergerakan pengikat jantan ke dalam stud untuk memastikan distribusi beban ditangani secara efektif oleh dinding bagian dalam.
Varietas Utama dan Metode Pemasangan
Kancing Las CD vs. Kancing Self-Clinching
Metode dimana an tiang berulir internal melekat pada bahan induk mendefinisikan integritas strukturalnya. Kancing las Pelepasan Kapasitif (CD) biasanya digunakan pada logam ukuran tipis; mereka menggunakan pulsa tegangan tinggi untuk membuat pengelasan seketika tanpa menyebabkan distorsi panas yang signifikan pada sisi sebaliknya. Sebaliknya, tiang internal yang dapat mengunci sendiri dirancang untuk logam ulet seperti aluminium atau baja canai dingin. Ini ditekan ke dalam lubang yang telah dibor sebelumnya, menyebabkan logam mengalir dingin ke dalam alur perpindahan, yang secara efektif mengunci tiang terhadap gaya torsi keluar dan tarik keluar.
Pemilihan Material untuk Ketahanan Lingkungan
Memilih paduan yang tepat untuk tiang berulir Anda sama pentingnya dengan jarak ulir itu sendiri. Baja tahan karat (seri 300) adalah standar industri untuk ketahanan terhadap korosi, sehingga ideal untuk lingkungan kelautan atau medis. Untuk aplikasi kekuatan tinggi yang mengutamakan bobot, baja karbon yang diberi perlakuan panas memberikan kekuatan tarik yang sangat baik, meskipun biasanya memerlukan pelapisan seng atau nikel untuk mencegah oksidasi. Kancing internal aluminium menawarkan rasio bobot terhadap kekuatan terbaik untuk aplikasi ruang angkasa tetapi memerlukan manajemen torsi yang cermat untuk menghindari deformasi ulir internal selama pemasangan.
Spesifikasi Teknis dan Perbandingan Beban
Untuk memastikan umur panjang suatu rakitan, sangat penting untuk mencocokkan ukuran ulir internal stud dengan beban aksial dan geser yang diharapkan. Tabel berikut menyoroti spesifikasi umum untuk stud berulir internal industri standar:
Tipe Pejantan
Ukuran Benang Umum
Aplikasi Khas
Bahan Utama
Pejantan Las Wanita
M3 hingga M10
Penutup Lembaran Logam
Baja Ringan / Anti Karat
Kebuntuan Self-Clinching
#4-40 hingga 1/4-20
Pemasangan PCB
Aluminium / Baja
Pejantan Buta Tugas Berat
M8 hingga M16
Sasis Otomotif
Baja Paduan Kelas 8
Praktik Terbaik untuk Integrasi dan Pemeliharaan
Saat mengintegrasikan stud berulir internal ke dalam alur kerja produksi, mematuhi toleransi desain tertentu akan mencegah kegagalan dini. Mengikuti pedoman ini memastikan koneksi yang kuat:
Pastikan diameter lubang pilot untuk stud yang dapat mengunci sendiri berada dalam toleransi 0,08 mm untuk memungkinkan aliran material yang tepat.
Berikan tekanan pengelasan yang konsisten saat menggunakan kancing CD untuk menghindari "percikan" yang dapat mengkontaminasi ulir internal.
Gunakan pelumas benang jika pengikat jantan terbuat dari bahan yang sama dengan tiang bagian dalam untuk mencegah kerusakan.
Periksa ulir internal secara teratur dari serpihan atau ulir silang, terutama di lingkungan dengan getaran tinggi.
Terakhir, selalu verifikasi ketebalan dinding minimum bahan dasar. Jika bahannya terlalu tipis, tiang berulir internal dapat "menonjol" atau terdistorsi selama pemasangan sekrup jantan, sehingga menyebabkan sambungan rusak. Dengan memilih gaya dan bahan pemasangan yang tepat, stud ini memberikan solusi performa tinggi yang andal untuk tantangan pengikatan yang rumit.